Halaman

Tampilkan postingan dengan label Moviebox Inspiring Zone. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Moviebox Inspiring Zone. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 November 2011

Lowongan Jadi MTM di Moviebox

Buat teman-teman yang sedang mencari kerja, atau pengen kerja, berikut saya copy paste artikel yang ada di website Moviebox, sekedar share saja:


Hi Movie Mania…Pertama kali moviebox pengen ngucapin terima kasih banget buat kalian yang sampai saat ini setia ngunjungin Moviebox di Gejayan dan Seturan. Nah, kali ini eMBe (Moviebox, red) mau ngasi tahu bahwa bulan ini ada perekrutan MTM #14 atau kepanjangannya Multi Talented Marketing. Hmmm… apa sih Multi Talented Marketing itu, simak ya infonya di bawah ini:
 
Apa itu MTM?
MTM atau Multi Talented Marketing Moviebox adalah komunitas berkarya yang semuanya adalah cewek dan masih berstatus mahasiswa. MTM memiliki tugas sebagai Costumer Service, Member Ambassador, Member Recruitment, dan Brand Community.

Costumer Service maksudnya kamu bertugas ngeshift di store Moviebox dan melayani konsumen. Sedangkan Member Ambassador adalah salah satu tugas dimana kamu menjadi wakil Moviebox di kampus-kampus kamu, nanti kamu bisa mengajak temen-temen kampus kamu ke Moviebox atau ada kegiatan-kegiatan tertentu yang membutuhkan support Moviebox. Nah kalo member recruitment, adalah salah satu tugas dimana kamu selain sebagai ambassador, juga melakukan recruiting member dari temen-temen kamu. Dan yang terakhir sebagai brand community, adalah komitmen kamu untuk bergabung dalam komunitas brand Moviebox, dimana kamu bisa berkegiatan bersama (ekstrakurikuler), promosi bersama, dan membangun komunitas Moviebox menjadi lebih besar.

Bergabung dengan MTM akan membantu kamu mengembangkan kemampuan dan kepribadian kamu. Sekaligus menjadi bagian dari komunitas berkarya Moviebox.

Nggak Cuma itu, MTM juga akan mendukung bakat yang kamu miliki untuk dikembangkan dalam kegiatan ekstrakurikuler. Misalnya jadi Announcer Radio, Project Organizer, Movie Maker, Presenter, dan masih banyak lagi.
Gimana sih kerjanya?

Sistem kerja di MTM adalah part time dimana kamu hanya perlu menyisihkan 5 jam waktu kamu dalam sehari untuk melakukan tugas-tugas yang sudah diberikan. Jadi jangan khawatir kalo kamu adalah orang yang super sibuk.

Dalam seminggu, kamu memiliki shift wajib 5 kali dan dapat disesuaikan dengan jadwal kuliah kamu. Tapi ingat, penyesuaian tersebut juga harus mempertimbangkan kebutuhan dan jadwal dari teman satu tim kamu ya...
Syaratnya apa saja?

Hhhmm..ngomongin syarat nih, sebenernya nggak susah dan nggak perlu perfect, karena MTM akan membantu kamu juga dalam mengembangkan kepribadian kamu. Yang paling penting adalah kamu PD dan punya kemauan, syarat lainnya seperti di bawah ini:
·        Suka Film            

·        Cewek berusia maksimal 23 tahun,

·        Kuliah aktif DIII/S1,

·        Minimal semester V,

·        Good looking,

·        Mudah bergaul,

·        Komunikatif,

·        Memiliki akun SocMed (FB, Twitter, Blog),

·        Memiliki motivasi dan inisiatif,

·        Memiliki komitmen bekerja selama 6 bulan.

Cara ikutan gimana?

Kalo kamu sudah yakin pengen ikutan, silahkan Siapkan Surat Lamaran, curriculum vitae (CV), pas foto 4x6 2 lembar, KHS, KRS, Ijazah Terakhir dan foto copy KTM kamu, lalu kirim ke:



Moviebox Seturan

Jl. Raya Seturan No. C12A

Atau Moviebox Gejayan

Jl. Affandi kompleks Colombo No. 31 Gejayan Yogyakarta



Ingat, paling lambat surat lamaran dikirim tanggal 02 Desember 2011. Info lebih lanjut hubungi Office Moviebox di (0274) 825 8069.
---------------------------------------------------------------------------
Kata Mereka
Ada temen-temen yang pengen ngasi testi nih tentang pengalaman mereka bekerja di Moviebox, simak yuk..


Eni Suprihatin (AMIKOM)
Asyik punya banyak temennya dan banyak belajar mulai dari yang dulunya manja dan tidak disiplin sekarang udah lebih baik.

Purnaningsih (STIePRAM)
Kerjanya enak bisa disambi kuliah, trus melatih disiplinku juga.

Jumat, 28 Oktober 2011

Selamat Ulang Tahun Blogger!!


Dari kiri ke kanan: Saya sendiri :), Raflee, Mas Arief, Mas Iqbal, Mas Arga, dan  yang paling kanan saya lupa, hehe (maaf mas, bukan maksud).


Jogja (27/10) – M. Arief Budiman, siapa yang belum kenal orang yang satu ini, apalagi bagi kalangan penggiat dunia advertising, Mas Arief begitu dia akrab disapa, adalah orang yang sudah sangat akrab terdengar bagi mereka. Mas Arief adalah pendiri advertising consultant bernama Petak Umpet. Dengan segudang pengalaman, pekerjaan, dan posisinya di Petak Umpet sangat wajar jika beliau sangat sibuk. Tapi hari kamis kemarin, beliau menyempatkan diri berbagi pengetahuan tentang creative writing di Moviebox Inspiring Zone bekerjasama dengan Akber Jogja, “sebenarnya saya harus ngisi di Pinasthika, Cuma karena ini Ultah Blogger, saya sempatkan datang” katanya membuka sesi sharing.

27 Oktober sudah resmi diperingati sebagai hari blogger nasional sejak dicetuskan pertama kali pada tahun 2007 yang lalu ketika pesta blogger diselenggarakan. Meskipun saya belum lama aktif di blog (masih hitungan bulan), tapi saya sangat suka dengan tasyakuran kecil-kecilan ala blogger ini. Apa yang saya suka? Hhmmm… kebersamaan dan berbagi. Ya, sejak makin aktif di kopdar blogger akhir-akhir ini, saya jadi nambah banyak teman. Maklumlah, biasanya orang yang lulus kuliah temannya Cuma teman kerja (kalau udah kerja), jadi sangat menyenangkan jika bisa nambah banyak teman. Alasan lainnya, karena Blogger suka berbagi. Sebenarnya ini yang paling saya sukai. Seperti artikel yang ditulis Nico, saat ini banyak komunitas Jogja yang gemar berbagi. Ilmu tidak akan pernah habis dibagi. Itulah yang saya percaya (pasang tampang cool J) Hhhhmmm…

Acara MIZ plus Akber kemarin dimulai dengan sesi sharing tentang copywriting, Mas Arief menyampaikan banyak hal tentang bagaimana menulis bisa melatih kreatifitas dan menggali ide segar. Setelah sesi sharing selesai, acara dilanjutkan dengan tumpengan kecil-kecilan. Beberapa orang mewakili teman-teman yang lain saat pemotongan tumpeng. Dan yang terakhir, kami bersama-sama mengucapkan “Selamat ulang tahun blogger!”.

Kamis, 27 Oktober 2011

Fashion Photography: Fotografer Harus Belajar Fashion

Niken saat berbagi materi fashion fotografi di Moviebox Inspiring Zone #17


Jogja (21/10) Mendengar kata fashion, biasanya orang akan selalu mengidentikkan dengan penampilan, baju, asesoris, dan sebagainya. Padahal lifestyle atau gaya hidup juga masuk dalam arti kata fashion. Jadi sebenarnya fashion itu tidak bisa dilepaskan dari lifestyle atau gaya hidup dari sebuah objek. Hal inilah yang mendasari sebuah fashion fotografi, dimana konsep yang disiapkan adalah selain penampilan si model, unsur lifestyle juga dimasukkan ke dalam tema fashion fotografi tersebut.

Pernyataan ini disampaikan oleh Niken, fashion fotografer yang aktif menjadi fotografer fashion di majalah MyMagz dan contributor majalah Esquire semalam, Kamis (20/10) di Moviebox seturan. Menurut Niken saat menjadi nara sumber di Moviebox Inspiring Zone #17 bersama Akber Jogja, Seorang fashion fotografi juga harus mengerti benar apa itu fashion. Sehingga apabila disodorkan sebuah tema atau konsep, fotografer sudah mengerti tentang tema fashion yang akan ditampilkan mulai dari wardrobe, make up, dan tentunya lifestyle, “kita harus ngerti apa yang akan dipakai model, make up-nya sampai karakter yang harus mereka wakili” tandasnya.

Selanjutnya Niken memberi saran bagi fashion fotografer pemula atau yang ingin menjadi seorang fashion fotografer, sembari belajar fotografi, mereka juga harus mempelajari dunia fashion. “Jadi, syarat utama menjadi fashion fotografi adalah harus melek fashion untuk hasil yang maksimal” katanya menambahkan.
 
Ini adalah lanjutan MIZ dan Akber sebelumnya yang membahas seputar StandUp Comedy, edisi ke 2 di bulan Oktober, nah Kamis selanjutnya, ada materi Copy Writing dari Mas Arief Budiman dari PetakUmpet. Kalau Mau ikutan tinggal dateng aja jam 19.30 di Moviebox Seturan.

Jumat, 21 Oktober 2011

StandUp Comedy: Yang Penting Berani

Awang dan Alit ketika membuka acara Moviebox INspiring Zone Chapter StandUp Comedy


Jogja (14/10)- “yang penting itu berani dulu”, kata Awang dalam sesi berbagi di Moviebox Inspiring Zone ke-16 yang diselenggarakan bekerjasama dengan Akademi berbagi Jogjakarta (AkberJogja). Menurutnya berani adalah modal utama untuk menjadi seorang stand up comedian atau biasa disebut comic. “kalo sudah tampil sekali, biasanya sudah mengurangi rasa takut saat tampil di depan publik” tandasnya.

Awang adalah salah satu penggiat stand up comedy di Yogyakarta. Bersama dengan Alit Jabang Bayi, pada hari Kamis (13/10) kemarin mereka mengisi sesi sharing di kelas pendek Moviebox Inspiring Zone yang dilaksanakan di Moviebox Seturan mulai jam 19.00 WIB. Acaranya sendiri adalah hasil kerjasama antara Moviebox Inspiring Zone dan Akademi Berbagi Yogyakarta. “kami senang bisa berbagi tentang stand up comedy, apalagi sedang nge-trend sekarang” kata Nico Wijaya, salah satu panitia AkberJogja #10.

Acara dibuka dengan duet MC Alit Jabang Bayi dan Awang. Kehadiran keduanya membuat suasana kelas jadi mudah cair. Selanjutnya, peserta yang berjumlah lebih dari 50 orang tersebut diajak menonton video pendek stand up comedy sebagai contoh, kemudian baru diteruskan dengan berbagi materi bersama para peserta. Tidak hanya itu, sesi tersebut juga diakhiri dengan penampilan para new comer di komunitas stand up comedy.

Para peserta MIZ versi gak ketawa, kayaknya pas motret belum lucu :p

Sesuai tulisan saya di awal, perihal StandUp Comedy yang bakal jadi trend, di Jogja sudah ada beberapa cafe yang mengadakan acara standUp rutin, dan kebetulan saya sedikit banyak mengikuti. Yang terakhir adalah Moviebox, tempat nonton film plus cafe yang bisa jadi tempat nongkrong. Acaranya tidak jauh berbeda, cuma disini para peminat StandUp comedy seperti saya dikenalkan lebih dasar tentang StandUp Comedy, ya istilahnya belajar dari dasar lah. trus habis itu juga, kita (para peminat, red) sedikit "dipaksa" untuk berani tampil dan mencoba menjadi comic. sampai di Akhir acara kemaren, ada 2 orang yang mau tampil mencoba, dan mungkin banyak yang ingin mencoba (termasuk saya :)) tapi tidak kesampaian karena tidak berani.

Mungkin benar juga kata mas Awang sama Alit, berani dulu, masalah lucu gak lucu, pikir belakangan. Tapi berani gak kita gak lucu di depan orang?.